PERBANDINGAN DAMPAK LINGKUNGAN PEMBAKARAN SAMPAH TERBUKA DENGAN INSINERATOR SKALA DESA

Isi Artikel Utama

Fardan Nugraha Tirtawidjaya
Tania Avianda Gusman
Johan Johan

Abstrak

Latar belakang Sampah padat perkotaan (municipal solid waste/MSW) menjadi tantangan serius di banyak daerah, termasuk di Desa Pasiragung, Kecamatan Hantara, yang masih mengandalkan pembakaran terbuka sebagai metode utama pengelolaan. Praktik ini menimbulkan polusi udara serta risiko kesehatan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan.


Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dampak lingkungan dari pembakaran terbuka dengan potensi penggunaan insinerator skala desa.


Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, serta analisis data teknis operasional insinerator.


Hasil dan Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembakaran terbuka menghasilkan asap pekat dan residu yang tidak terolah, sementara insinerator mampu mencapai suhu tinggi hingga lebih dari 1400°C sehingga dapat menekan emisi polutan dan meningkatkan efisiensi pembakaran.


Kesimpulan Temuan ini menegaskan bahwa insinerator berpotensi menjadi solusi praktis yang tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga membuka peluang pengembangan program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.


Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi desa-desa lain dalam merancang strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Referensi

Arthur, M., Baraka, N., Geoffrey, J., Karoli, N., & Peter, L. (2014). Potential of municipal solid waste as a renewable energy source: A case study of Arusha, Tanzania. International Journal of Renewable Energy Technology Research, 3(6).

Arthur, M., Geofrey, R., Karoli, N., & Peter, L. (2015). Operating conditions of a locally made fixed bed incinerator: A case study of Bagamoyo, Tanzania. International Journal of Environmental Monitoring and Analysis, 3(2), 80–90.

Bernt, J. (2007). Emission from waste incineration. Good practice guidance and uncertainty management in national greenhouse gas inventories.

Environmental Protection Department [EPD]. (2011). Explanatory booklet for the proposed integrated waste management facilities.

Manyele, S., & Kagonji, I. (2012). Analysis of medical waste incinerator performance based on fuel consumption and cycle times. Engineering, 625–635.

Rui, S., Tamer, M., Xiaohan, R., & Abd El-Salam, M. (2015). Numerical simulation and experimental studies on effects of moisture content on combustion characteristics of simulated municipal solid waste in a fixed bed. Waste Management, 49, 15–25.

Sarakikya, H. H. (2020). Design optimization of municipal solid waste incinerators using mathematical modeling and computer simulation (Doctoral dissertation, Kenyatta University, Kenya).

Sushmita, M. (2013). Technological options for treatment of municipal solid waste of Delhi. International Journal of Renewable Energy Research, 3(3), 681–687.

Tsao, C., & Cheng-Fang, L. (2010). CO₂ emission from MSW incinerator: IPCC formula estimation and flue gas measurement. Journal of Environment and Engineering Management, 1(1), 9–17.

Yang, B. Y., Zakaria, R., Nasserzadeh, V., & Swithenbank, J. (2002). Mathematical modeling of MSW incineration on a traveling bed. Waste Management, 22(4), 369–380.

Zabaniotou, A., & Giannoulidis, N. (2002). Incineration of municipal solid waste with electricity production and environmental safety: The case of a small capacity unit in Greece. Energy Sources, 24(2), 115–126.